martes, 22 de noviembre de 2016

Keinginan Allah .

Keinginan Allah ...
Mereka datang ... dan syukurlah berbisik datang di malam hari, seperti gema suara tua,
kenangan waktu lain dan mimpi lain yang atau nostalgia yang pernah bertemu
sekarang celah bermimpi bahwa suatu hari aku berjuang untuk mereka
dan jika saya tinggal, mereka begitu singkat bahwa dengan angin ... menghilang.

Aku berusaha tidak lagi hidup mereka rasakan ketika mereka tidak mimpi lesu,
Saya berharap tidak lagi menemukan menggelitik saya membuat Anda merasa menjadi anak atau burung dalam penerbangan,
dan darah saya mengeras dan gelembung adalah kenangan lama,
dan semua terdengar seperti sebuah dunia fantasi yang saya berjuang untuk memilikinya.

Semuanya telah berubah sejak anak, dunia adalah mimpi saya,
dan saya tahu baik dan jahat bahwa keadaan membawa saya
Saya berharap saya memiliki sebidang tanah yang menulis cerita saya
dan dunia untuk mengikuti nya saja, tidak ada waktu, tapi berjalan ... berjalan.

Saya tidak menyimpannya untuk diri sendiri pahit dan indah dan baik yang saya punya,
Saya menyebutnya "keinginan Allah ...", penjelasan lain ... tidak dapat menemukannya,
seperti puisi dari Rosalie tercinta, ketika Allah ingin menulis puisi dan cerita,
sebagai suara Pucho, ketika pada waktu fajar, Allah dimasukkan ke dalam Gargante nya bernyanyi Galician indah.

Menjelaskan suara fadosa Amalia, ketika sebagai seorang wanita, Tuhan ingin bernyanyi di angin
dan bahkan tango dalam tarian mereka, adalah ekspresi Ilahi dari hantu dan mimpi ...
dan mengatakan Bob Marley, itu bukan suara rusak dari Allah dari surga ...?
dan tarian indah musiknya ... ohh Tuhan, bahwa saya menutup menari mata saya ... ..

Keinginan Allah, kadang-kadang bertemu ketika pemilik membuat kami,
bahkan rasa sakit ekstrim mendengar "Daftar Schindler", sambil membakar tubuh mereka yang tak berdosa,
atau itu mungkin, suara bagpipe tidak turun dari Surga ...?
Yang menyentuh string "Concierto de Aranjuez", tetapi Allah menyelimuti langit.

Dan itu adalah orang-orang yang saya sebut "keinginan Allah" omong kosong itu, kehidupan ini aku terus
di mana Anda kadang-kadang dengan suara Bob Marley dan ritmenya mengunci diri,
mana yang paling sakit memilukan dibayangkan ketika Daftar Schindler terdengar seperti ángelesquevanalcielo
dan fado air mata Amalia, Pucho Galician apa yang membuat indah dan tango membutuhkan saya untuk tidur.

Dan menutup mata saya ... ketika saya evado ciuman .... ..... saya ingat dari masa lalu,
tangan saya berubah menjadi MRI membelai tubuhnya ...
dan bahkan bau keringat dan pemukulan terhadap saya-Anda ketukan dengan patah hati ....
sementara pada akhir saat-saat ... Aku meleleh cintaku ... dalam tubuh Anda.

Caprichos de Dios...

Llegan ... y menos mal que llegan susurros en la noche, como ecos de viejas voces,
recuerdos de otros tiempos y otros sueños que se fueron o nostalgias que jamás se cumplieron
forman ahora resquicios de sueños que un día luché por tenerlos
y si los he vivido, fueron tan efímeros que con el viento ... desaparecieron.

Ya no busco sentir cuando al vivirlos no eran lánguidos sueños,
ya no espero encontrar cosquillas que me hagan sentir ser crío o pájaro en vuelo,
ya mi sangre se ha endurecido y sus burbujas son viejos recuerdos,
ya todo me suena a fantasías de un mundo que luché por tenerlo.

Todo ha cambiado desde que de niño, el mundo era mi sueño,
y he conocido lo bueno y más lo malo que las circunstancias me trajeron
ojalá hubiese un trozo de tierra donde poder escribir mis cuentos
y el mundo que siga su rumbo, sin tiempo, pero corriendo ... corriendo.

No me amargo y guardo para mí lo bello y lo bueno que me dieron,
los llamo " caprichos de Dios ...", otra explicación ... no la encuentro,
como los poemas de mi amada Rosalía, cuando Dios quiso escribir poemas y cuentos,
como la voz de Pucho, cuando al amanecer, Dios ponía en su gargante el bello canto gallego.

Como explicar la voz fadosa de Amalía, cuando como mujer, Dios quiso cantar al viento
y hasta el tango en su baile, es expresión Divina de embrujos y sueños ...
y que decir de Bob Marley, ¿ acaso no es la voz rota de Dios desde el cielo...?
y el bello baile de su música...¡¡ohh Dios , que al bailarlo ... mis ojos cierro..

Caprichos de Dios, aveces se cumplen cuando El de nosotros se hace dueño,
incluso el extremo dolor  de escuchar  "la lista de SCHINDLER", mientras queman sus inocentes cuerpos,
¿ o es que acaso, el sonido de la gaita gallega no bajó del Cielo ...?
¿quien ha tocado las cuerdas del "concierto de Aranjuez", sino solo Dios envolviendo el firmamento.

Y son esos que llamo "caprichos de Dios" los que de la mierda,  de esta vida conservo
en donde aveces con la voz de Bob Marley y su ritmo me encierro,
donde el dolor más desgarrador visiono cuando la Lista de SCHINDLER suena como ángelesquevanalcielo
y Amalia desgarra el fado, Pucho lo gallego hace bello y el tango me transporta al sueño.

Y cerrando los ojos... cuando me evado....algún beso recuerdo..... de hace tiempo,
mis manos convertidas en resonancias magnéticas acariciando ... aquel cuerpo
y hasta el olor a sudor y el palpitar de mis-tus latidos.... con el corazón rompiendo
mientras al final de aquellos momentos... derretía mi amor ... dentro de tu cuerpo.

No hay comentarios:

Publicar un comentario